Bola Indonesia

Vendry Mofu Kerap Langganan Kartu Merah

Gelandang andalan Semen Padang, Vendry Mofu kembali mendapatkan sorotan setelah ia kembali mendapat kartu merah di ajang Piala Jenderal Sudirman. Mofu kembali mendapatkan kartu merah di laga leg pertama semi final menghadapi Pusamania Borneo FC yang digelar di Stadion Segiri Samarinda.

Mofu harus rela mendapatkan kartu kuning kedua dan keluar lapangan kala menit ke 88 ketika Semen Padang berusaha keras menyamakan kedudukan. Dengan berkurang seorang pemain, Pusamania berhasil mencetak gol dan menyudahi laga dengan skor 2-0.

Sebelumnya Mofu juga harus mendapatkan kartu merah di 8 besar ketika mereka menghadapi Mitra Kukar. Praktis ia harus absen kala menghadapi Persija Jakarta. Tentu saja membuat Semen Padang harus berusaha keras untuk mencari pemain pengganti untuk mantan Persiwa Wamena tersebut harus absen di laga kedua.

Vendry Mofu Kerap Langganan Kartu Merah

Vendry Mofu Kerap Langganan Kartu Merah

Dikeluarkannya Vendry Mofu membuat Asisten manajer Verry Mulyadi sedikit memuji lawan yang berhasil mengeksplorasi emosi Mofu yang kurang terkontrol. Ketika itu Mofu mampu menjalankan tugasnya dengan baik di atas lapangan. Pusamania terbukti kesulitan menghadapi mobilitas dari Mofu yang kerap merepotkan lini belakang tuan rumah.

Tentu saja keahlian lawan dalam menyulut emosi dari Mofu patut diacungi jempol. Sebelum mendapatkan kartu merah kala menghadapi Pusamania, Mofu memang sangat terkenal kerap mendapatkan kartu. Hal ini bisa terlihat ketika memperkuat Sriwijaya FC di ajang Indonesia Super League atau ISL 2014. Mofu meraih 6 kartu kuning di putaran pertama dan sempat membuat manajemen sedikit ketar-ketir.

Mofu juga meraih kartu kuning terbanyak selama membela Semen Padang di ISL 2010/11. Ia mendapatkan kartu kuning sebanyak 11 kali. Jika dirunut sejak karier profesionalnya, Mofu sudah meraih 31 kartu kuning dengan 4 diantaranya mendapatkan kartu merah. Bukti bagaimana temperamen Mofu yang meledak-ledak

Gaya permainan Mofu memang keras. Bahkan Mofu kerap terpancing permainan emosional lawan yang membuatnya bermain keras menjurus kasar. Bahkan Nilmaizar sudah kerap memperingatkan Mofu untuk lebih menjaga temperamennya di dalam lapangan. Hal ini yang membuat bakat Mofu kerap terpendam akibat emosi dan temperamennya.

Meski begitu, Nil tetap memilih Yu Hyun-ko dan Mofu untuk menjaga lini tengah Semen Padang. Menurutnya kehilangan Mofu memang sangat berat. Akan tetapi Nil berusaha untuk menutupi absennya Mofu di leg kedua nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top